Langsung ke konten utama

Postingan

Ketika aku,kamu, dan kita GALAU..

kalau lagi galau nihh,, ................. kaca : benda ini emang ajaib banget,, lo bisa nangis di kaca sambil bercerita apa yang terjadi, hmm kayak ngomong sama temen curhat gtu (agak menyeramkan memang) haha,, tapi ini bagus untuk meluapkan perasaan, atau bahkan lo juga bisa ngomel-ngomel didepan kaca untuk meluapkan rasa marah lo sama seseorang. kamar mandi : di tempat ini terserah deh lo mo nangis sejadi jadinya, mau mandi ampe keriput, showeran, atau malah bengong aja duduk di kloset, merenungi apa yang tlah terjadi...tapi yang jelas temapt ini cukup startegis untuk menyendiri. udah seger nih, udah abis dari kamar mandi.. kita lanjut ke.. cari temen buat cerita, kali ini tidak diharuskan temen itu berupa manusia. lho?! hehe.. maksud gw ya bisa aja lo cerita sama boneka kesayangan lo, atau robot kesayangan lo waktu kecil yang udah nemenin lo ampe gede gni, atau binatang peliharaan lo,apapun itu bagaimana pun rupanya ceritalah, setidaknya ...

Biarkan aku melihat pelangi bersamanya lagi ya Rabb..

       (ini foto pelanginya, berbayang memang, karena diambil pas lagi naik motor) T ubuh tua renta, terlihat kerutan- kerutan diwajahnya, lelah akan kehidupan... Ayah ku,, rela melelahkan dirinya demi anak perempuanya..rela menempuh perjalanan jauh pulang dan pergi setiap hari dengan motor tuanya itu, tak gentar hujan menghadang ataupun teriknya matahari jakarta. Kulitnya yang hitam terbakar matahari seakan menjadi bukti bahwa dia bukanlah seorang yang hanya berdiam diri saja di rumah,,   foto kedua,  tidak terlalu jelas karena diambil  pake  kamera dadakan,  alias kamera handphone) Menunggu, sampai aku menyelasaikan semua tugas kantor ku.. rasanya tak tega memang, tapi dia tak akan pernah membiarkan aku untuk pulang sendiri dalam keadaan langit tak lagi bermatahari (malam). Bahkan serial tv kesukaannya pun dia tinggalkan, aku tau di suka sekali film itu, sempat terbesit, kalau aku dapat uang dari hasil kerj...

LETAK KEBAHAGIAAN ADALAH DI HATI

Kamis, 16 Juli 2009 15:00 Muhammad Abduh Tuasikal Belajar Islam “ Yang namanya kaya (ghina’) bukanlah dengan banyaknya harta (atau banyaknya kemewahan dunia). Namun yang namanya ghina’ adalah hati yang selalu merasa cukup. ” (HR. Bukhari dan Muslim) Setiap orang pasti menginginkan hidup bahagia. Namun banyak orang yang menempuh jalan yang salah dan keliru. Sebagian menyangka bahwa kebahagiaan adalah dengan memiliki mobil mewah, Handphone sekelas  Blackberry , memiliki rumah real estate, dapat melakukan tur wisata ke luar negeri, dan lain sebagainya. Mereka menyangka bahwa inilah yang dinamakan hidup bahagia. Namun apakah betul seperti itu? Simak tulisan berikut ini. Kebahagiaan untuk Orang yang Beriman dan Beramal Sholeh Saudaraku  … Orang yang beriman dan beramal sholeh, merekalah yang sebenarnya merasakan manisnya kehidupan dan kebahagiaan karena hatinya yang selalu tenang, berbeda dengan orang-orang yang lalai dari Allah yang selalu merasa gelisah. Walaupu...

HOPE

Tiada yang lebih meyakinkan dari sebuah pengharapan akan kehidupan yang lebih baik kedepannya, karena harapan merupakan salah satu alasan mendasar akan kehidupan seseorang, tua, muda, remaja,atau bahkan anak-anak, kaya, miskin dll. Harapan adalah milik semua orang. Harapan bisa menjadikan seseorang untuk tetap melanjutkan kehidupannya. Artinya kita hidup didunia ini karena sebuah ” HARAPAN”. Kita terlahir dari sebuah harapan orang tua, mereka berharap agar anaknya menjadi seorang yang sukses untuk masa depannya. Kaya, sejahtera, pintar, bagus dalam segala hal. Begitu banyak harapan untuk dunia, berharap sehat, berharap rezeki berlimpah, berharap apapun. Tapi..Pernahkah terlintas untuk berharap kepada Allah untuk selalu dijaga hatinya? Untuk selalu berharap bahwa Allah akan menetapkan hati ini pada agamaNya??. Tidakkah disadari hampir semua harapan kita hanya seputar masalah dunia?? bukankah kita tidak selamanya didunia ini?? lalu kemana kita akan kembali setelah kematian dat...

Menyerahlah!

lepaskan saja penat mu dalam secarik kertas! kau hanya bisa bergumam dengan apa yang kau pikir. mulut mu memang tak kan pernah berbicara, namun batin mu lah yang mengamuk dengan apa yang terjadi. bodoh! cobalah untuk menghela nafas sebentar............ perlahan lepaskan tali yang membelit di leher mu itu... lakukanlah apa yang kamu suka,, sampai terasa hati mu benar-benar membaik. lihatlah sejenak kerut-kerut lelah ini,, berhentilah untuk menyiksa diri mu.. luka mu belum sembuh, teganya kau buat ini menjadi berlipat ganda?? ku mohon, tutup lah semua pintu itu,, hentikan ini semua! kau masih terbelenggu masa lalu.. ku mohon menyerahlah! takdir mu hanya untuk melanjutkan perjalanan ini, bukan untuk berhenti, atau bahkan kembali. Bandung, 24 Desember 2011 22:46

ayah

setiap  tetes peluh mu yang jatuh tak kan bisa tergantikan dengan apapun di dunia ini.. ayah.. mungkin kadang kau terlupakan, tergantikan peran oleh ibu.. sikap mu yang dingin dan tegas, sangat sulit untuk kami bermanja ria. namun dibalik itu semua, saat aku kecil ia selalu menggandeng ku ketika berjalan, takut kalau aku terjatuh dan tersesat, menjulurkan jari telunjuknya untuk ku berpegang.. ia selalu mengatarkan jemput ku sekolah, ia tak pernah mengajarkan ku untuk bolos meski halang rintang menghadang, kalau sudah begitu ia akan mengantar ku dengan sepedanya dan aku duduk diatas stang sepeda. ia selalu menyuruh ku taat beibadah dan mengaji, kalau tidak ia akan menyabet ku dengan gantungan baju. ia selalu mngajarkan ku untuk tidak iri dengan apa yang temanku punya,,walau sudah merengek beribu kali, ayah ku tetap tidak akan memberikan sesuatu yang tidak ada manfaatnya.. ia mengajarkan ku bagaimana harus mensyukuri apa yang tlah kita punya.. ketika remaja sampai sekarang ia ...

Pondasi Iman

untuk membangun rumah biasanya kita mulai dengan membangun pondasinya, yang fungsinya sebagai penguat agar bangunan tetap berdiri tegak, kokoh. Dalam dunia arsitektur pondasi berfungsi sebagai inti dari penyaluran beban, mulai dari beban atap, balok, kolom, kemuadian pondasi lalu baru ke tanah. Begitu pentingnya sebuah pondasi dalam sebuah bangunan.. Sama hal nya dengan sholat, sholat adalah pondasi dari iman kita sebagai muslim, apabila solatnya baik maka semua amalnya juga baik. maka dari itu, apabila kita ingin mengokohkan iman kita maka kokohkanlah pondasinya yaitu sholat. seperti dalam hadist Dari Abu Hurairah -radhiallahu anhu- dia berkata: Nabi -alaihishshalatu wassalam- bersabda: إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ النَّاسُ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ أَعْمَالِهِمْ الصَّلَاةُ قَالَ يَقُولُ رَبُّنَا جَلَّ وَعَزَّ لِمَلَائِكَتِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ انْظُرُوا فِي صَلَاةِ عَبْدِي أَتَمَّهَا أَمْ نَقَصَهَا فَإِنْ كَانَتْ تَامَّةً كُتِبَتْ لَهُ تَامَّةً وَإِنْ كَانَ انْتَقَصَ مِنْهَا شَ...