Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label PUISI

..my way..

Berbagai cibiran datang menghujam, memojokan hati ku pada sudut-sudut tak beraturan. Bagai Kristal-kristal tajam, merobek nadi ku pedih.. Salahkah? Bila aku menjalani hidup dengan cara ku sendiri?? Bahkan kuping sudah pekak dibuatnya..aku memutar arah dan berbalik. Seandainya berlaripun tak ada guna, malah akan menyakitkan raga. Mencari –cari jalan,diantara dinding-dinding kelabu tapi, hanya ada tumpukan daun kering bertebaran Ku ambil satu dan meremukannya..daun tesebut remuk dalam genggaman. Seperti itulah aku nantinya, bagai daun-daun kering beterbangan. Ku tinggalkan daun-daun kering dan mati itu. Sejenak larut dalam lamunan. Aku tak akan mencari jalan lagi.. dan melewati jalan yang sama. Tapi akan ku buat jalan ku sendiri. *** Tinggalkan semua yang ada Bahwa keyakinan ini mengalahkan segalanya Pergi.. Disaat keberadaan mu memang tak dapat diterima sama sekali Aku pikir itu akan lebih terhormat Dibanding ...

my family and the hut

malam ini, terlalu sendu untuk mengingat hal indah namun memori ini selalu muncul dalam lamunan terlalu lama tersimpan, dalam kotak kecil yang telah lama aku simpan akan aku buka.. hanya sekali saja janji ku.. dan kotak itu pun perlahan terbuka memainkan memori-memori yang tersimpan.. *** aku ingin,,, mengubah semuanya.. gurun menjadi padang rumput.. sabana menjadi taman bunga.. agar nanti bisa aku tempatkan gubuk kecil ini, untuk keluarga ku... aku ingat gurat-gurat senyum itu,  ketika aku berjalan dalam taman bunga ini, sambil memetik bunga jemarinya menggenggam ku dengan lembut, mengajak ku berjalan sambil menceritakan tentang kisahnya. ayah ku nan lembut.. yang selalu mengajarkan tentang hidup ini... tangannya memang tak selembut jiwanya wajahnya tak pernah menampakkan kekhawatiran namun mata itu tak kan bisa membohongi ku.. mata kuyu nan sayu.. garis-garis kelelahan nampak diwajahnya yg lembut  ibuku......

AKTOR

sumber gambar : www.google.com hidup itu bagaikan roda, kata seorang bijak, kadang diatas dan kadang dibawah.. tapi tidak bagi ku.. aku bisa saja menghentikan roda untuk tetap berada di atas, atau aku bisa saja tetap berada di bawah. bukan kah Tuhan Maha baik?  bukan kah aku tinggal meminta semua yang aku inginkan kepadaNya? untuk tetap berada di atas atau dibawah?? aku hanya harus bermain peran dengan baik laksana panggung megah dan besar.  berperan sebagai aktor yang handal,, untuk tetap dapat berada diatas, untuk popularitas tapi tetap saja ada DIA yang mengatur semua DIA menggenggam diri ku aku harus tetap melakukan peran yang tidak sesuai dengan diri ku kataNYA demi kebaikan ku,, aku mengerti... aku terus merelakan orang terdekat ku MENYAKITInya , MENINGGALKAN nya, untuk tetap bisa memainkan peran terbaik ku untukNYA aku harus tetap menjalani ini semua sesuai karakter dan peran yan...