Langsung ke konten utama

9 SUMMERS 10 AUTUMNS

Keluarga, mimpi, cita-cita, doa, perjuangan, usaha, keterbatasan.

Mengisahkan tentang seorang ...yang bernama Iwan Setyawan yg merupakan tokoh utama sekaligus penulis dari novel ini. Novel ini mengisahkan tentang perjalanan hidupnya, kisah masa kecilnya, remaja, hingga dia bekerja di NewYork. Dengan latarbelakang yang bukan berasal dari orang mampu, bapaknya hanya seorang supir angkot dengan penghasil seadanya.


buku ini mengajarkan untuk jangan pernah takut bermimpi, karena mimpi milik setiap orang. Bukan hanya milik mereka yang mampu tapi juga milik kita yang memiliki keterbatasan,
juga mengajarkan bagaimana keterbatasan yang kita miliki bukan merupakan penghalang untuk sukses, tp jadikan keterbatasan sebagai pemacu untuk kesuksesan.

Kisah yang inspiratif serta membuktikan akan kekuatan pendidikan dan keluargalah yang bisa membangun tekad yang besar untuk dapat bermimpi besar.  walau setiap kelurga pasti ada kekurangan dan kelebihannya, apapun itu dan mau bagaimana pun keluarga adalah tempat nyata yg diberikan Allah untuk kita, yg bisa menerima kita apa adanya..disaat semuanya tak menerima akan keberadaan kita.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

ayah

setiap  tetes peluh mu yang jatuh tak kan bisa tergantikan dengan apapun di dunia ini.. ayah.. mungkin kadang kau terlupakan, tergantikan peran oleh ibu.. sikap mu yang dingin dan tegas, sangat sulit untuk kami bermanja ria. namun dibalik itu semua, saat aku kecil ia selalu menggandeng ku ketika berjalan, takut kalau aku terjatuh dan tersesat, menjulurkan jari telunjuknya untuk ku berpegang.. ia selalu mengatarkan jemput ku sekolah, ia tak pernah mengajarkan ku untuk bolos meski halang rintang menghadang, kalau sudah begitu ia akan mengantar ku dengan sepedanya dan aku duduk diatas stang sepeda. ia selalu menyuruh ku taat beibadah dan mengaji, kalau tidak ia akan menyabet ku dengan gantungan baju. ia selalu mngajarkan ku untuk tidak iri dengan apa yang temanku punya,,walau sudah merengek beribu kali, ayah ku tetap tidak akan memberikan sesuatu yang tidak ada manfaatnya.. ia mengajarkan ku bagaimana harus mensyukuri apa yang tlah kita punya.. ketika remaja sampai sekarang ia ...

secuil dari karya ku

ini adalah beberapa karya gw waktu gw masih duduk di bangku smp sampai sma. KUCING ini lukisan kucing lhoo,,walaupun kebanyakan orang bilang ini kayak macan gara-gara ada belang-belangnya . huuhu,,yaa harap dimaklumi aja ya coz ini lukisan pertama gw. BURUNG ELANG ini lukisan ke dua gw, gak bagus sih, tapi gak jelek juga, hahaha,,banyak yang bilang kupingnya kayak panda, huaaaaaaaaaaaaaaaa, pada jahat ya.ckck TSUNAMI gw lupa ini lukisan gw yang keberapa. hmm..sedikit gak jelas mungkin, haha. kenapa gw namain TSUNAMI, karena lukisan ini adalah gambar dari suatu pantai di aceh pasca tsunami tahun 2004. saking tersentuhnya banget gw dengan kejadian tsunami, akhirnya gw abadikan di lukisan gw ini. TANAH LOT lukisan ini adalah tanah lot di bali, gak tau kenapa mau ngegambar ini, tapi ini merupakan salah satu lukisan favorite gw, nice =), kenapa?? coz lukisan ini dibuat di kanvas kecil, hmm ukuran 40x50 kalo gak salah, tapi pengerjaannya paling lamaaaaaaa buanget! ampe g...

Time going so fast

source : http://favim.com/image/241248/ 28 maret 2013 Nit..nit..alarm hand phone berbunyi, gue usap layar hp buat matiin itu alarm. Ini masih jam 7 pagi, hooah ngantuk. Sambil ngecek ada message atau gak. Ada watsap ternyata, gw cek dari temen smp gue desti namanya. Dengan kondisi yg masih setengah ngantuk gue mulai nerawang, baru sekitar 4 hari yang lalu temen gue itu ngabarin tentang   spica lagi. DEG! *** 25 februari 2013 spica itu nama temen deket gue waktu smp kelas 1, sampe kelas 3 pun kita masih suka maen bareng, sayang setelah itu kita lost contact kita gak tau kabar masing-masing. Sampe akhirnya kemarin sekitar bulan februari gue baru dapet kabar kalo spica sakit parah. Posisi gue saat itu lagi mondar-mandir Jakarta semarang. Denger kabar yang menjelaskan kalau kondisi dia bener2 parah, gw langsung janjian sama desti buat jenguk. Gak berpikir panjang, yg ada dibenak gue saat itu adalah dia dalam kondisi selimutan, selang infuse, tidur dgn manis, dan ...