Langsung ke konten utama

Meniti Jejak - Jejak Sang Pahlawan Pendidikan

     Jumat pagi ini cerah, berat sekali rasanya untuk membuka mata, kasur yang empuk memang sangat menggoda, tapi itu semua kandas setelah ibu saya memberitahu saya kalau kita akan berkeliling jogja, yap! kita berdua, hemm.. maksdunya saya dengan ibu saya sedang liburan di jogja.
pagi ini om saya yang memang asli orang jogja rela menjemput kami pagi-pagi untuk berkeliling kota jogja.

      singkat cerita, kami dibawa ke kediamannya di jalan taman siswa kebetulan dekat dengan penginapan kami. awalnya kami tidak tahu mau mulai penjelajahan dari mana, tapi berhubung om saya merupakan salah satu cucu dari ki hajar dewantara, soo.. kita dibawa ke kediaman Ki Hajar Dewantara yang saat ini sudah dijadikan museum. exited banget!, karena jarang-jarang bisa akses ke tempat bersejarah tanpa harus bayar dan minta perijinan dulu untuk foto-foto,dan juga kata om saya, saya boleh melakukan apa saja disana, haha..cool, ditambah lagi guidenya adalah om saya sendiri.

*****
KEDIAMAN..

     Kediaman Ki Hajar Dewantara berada di jalan taman siswa, yogyakarta. masih satu area dengan
pendopo taman siswa.
oke kita mulai pintu masuk, yup lebih tepatnya sih samping rumah, karena sebenarnya sisi depan rumah tersebut menghadap ke jalan..


pintu samping yang langsung menuju ruang keluarga.


pintu samping yang menuju ruang keluarga, pintu kayu khas tempo dulu serta warna
cat cokelat tua, semakin menambah kesan antik pintu ini.


Ini dia, teras samping, sama seperti rumah jaman dulu pada umumnya, selalu ada teras
yang berfungsi sebagai tempat bersantai. kursi-kursi tua peninggalan jaman dulu masih
menghiasi pelataran teras rumah ini.

Ruang yang paling besar dari bagian rumah tinggal ini adalah ruang keluarga yang berfungsi sbg
ruang tempat berkumpul anggota keluarga yang juga merupakan pertemuan (pusat)
antara ruang-ruang lainnya, seperti kamar tidur, dan ruang menuju teras belakang.

saat ini ruang keluarga dipenuhi dengan barang-barang peninggalan Ki Hajar
seperti, bufffet, jam dinding kuno,lukisan, meja dan kursi kayu, rak kaca dll.


lukisan yang indah ini menghiasi ruang keluarga kediaman Ki Hajar Dewantara
entah ini lukisan siapa, saya lupa menanyakannya siapa pelukisnya.hehe..

KAMAR TIDUR

Kemudian dari ruang keluarga, saya memasuki ruang-ruang istirahat (kamar tidur)



Ini merupakan layout kamar tidur dari Ki Hajar Dewantara.
terdapat tempat tidur dengan kelambu putih serta lemari pakaian, meja dan kursi
serta barang-barang peninggalan lainnya.



 merupakan kamar tidur dari Nyi Hajar Dewantara.

BENDA-BENDA PENINGGALAN


Benda-benda peniggalan dari Ki Hajar Dewantara
antara lain adalah piano kuno,serta buku catatannya.

 Radio tua


Furniture meja dan kursi kayu


Mesin pencetak uang buatan Belanda

SEKUEN RUMAH

Foto sisi rumah bagian samping, yang saya ambil dari belakang rumah.
terlihat asri dengan furniture-furniture kayu serta pepohonan rindang.

Sisi depan rumah yang menghadap jalan, masih terlihat potongan
potongan rumah gaya belanda jawa, dengan konsol besi yang melingkar
untuk menopang tritisan, serta jendela krepyak kayu.


Sisi bagian belakang rumah yang berbentuk selasar, dan masih terlihat langit-langit/
plafon yang terbuat dari "gedek"
Bagian belakang ini terdiri dari deretan kamar-kamar yang dulunya merupakan kamar
dari anak-anak Ki Hajar Dewantara.
Deretan kamar tersebut langsung menghadap taman belakang.












Di tempat inilah Ki Hajar Dewantara tinggal bersama keluarganya, serta melanjutkan
perjuangannya sebagai pahlawan pendidikan..

Sekian dulu penjelajahan saya di kediaman Ki Hajar Dewantara ini.

Tunggu postingan selanjutnya ya..
see ya

smg, 26 Okt 2012
1:49

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ayah

setiap  tetes peluh mu yang jatuh tak kan bisa tergantikan dengan apapun di dunia ini.. ayah.. mungkin kadang kau terlupakan, tergantikan peran oleh ibu.. sikap mu yang dingin dan tegas, sangat sulit untuk kami bermanja ria. namun dibalik itu semua, saat aku kecil ia selalu menggandeng ku ketika berjalan, takut kalau aku terjatuh dan tersesat, menjulurkan jari telunjuknya untuk ku berpegang.. ia selalu mengatarkan jemput ku sekolah, ia tak pernah mengajarkan ku untuk bolos meski halang rintang menghadang, kalau sudah begitu ia akan mengantar ku dengan sepedanya dan aku duduk diatas stang sepeda. ia selalu menyuruh ku taat beibadah dan mengaji, kalau tidak ia akan menyabet ku dengan gantungan baju. ia selalu mngajarkan ku untuk tidak iri dengan apa yang temanku punya,,walau sudah merengek beribu kali, ayah ku tetap tidak akan memberikan sesuatu yang tidak ada manfaatnya.. ia mengajarkan ku bagaimana harus mensyukuri apa yang tlah kita punya.. ketika remaja sampai sekarang ia ...

secuil dari karya ku

ini adalah beberapa karya gw waktu gw masih duduk di bangku smp sampai sma. KUCING ini lukisan kucing lhoo,,walaupun kebanyakan orang bilang ini kayak macan gara-gara ada belang-belangnya . huuhu,,yaa harap dimaklumi aja ya coz ini lukisan pertama gw. BURUNG ELANG ini lukisan ke dua gw, gak bagus sih, tapi gak jelek juga, hahaha,,banyak yang bilang kupingnya kayak panda, huaaaaaaaaaaaaaaaa, pada jahat ya.ckck TSUNAMI gw lupa ini lukisan gw yang keberapa. hmm..sedikit gak jelas mungkin, haha. kenapa gw namain TSUNAMI, karena lukisan ini adalah gambar dari suatu pantai di aceh pasca tsunami tahun 2004. saking tersentuhnya banget gw dengan kejadian tsunami, akhirnya gw abadikan di lukisan gw ini. TANAH LOT lukisan ini adalah tanah lot di bali, gak tau kenapa mau ngegambar ini, tapi ini merupakan salah satu lukisan favorite gw, nice =), kenapa?? coz lukisan ini dibuat di kanvas kecil, hmm ukuran 40x50 kalo gak salah, tapi pengerjaannya paling lamaaaaaaa buanget! ampe g...

Time going so fast

source : http://favim.com/image/241248/ 28 maret 2013 Nit..nit..alarm hand phone berbunyi, gue usap layar hp buat matiin itu alarm. Ini masih jam 7 pagi, hooah ngantuk. Sambil ngecek ada message atau gak. Ada watsap ternyata, gw cek dari temen smp gue desti namanya. Dengan kondisi yg masih setengah ngantuk gue mulai nerawang, baru sekitar 4 hari yang lalu temen gue itu ngabarin tentang   spica lagi. DEG! *** 25 februari 2013 spica itu nama temen deket gue waktu smp kelas 1, sampe kelas 3 pun kita masih suka maen bareng, sayang setelah itu kita lost contact kita gak tau kabar masing-masing. Sampe akhirnya kemarin sekitar bulan februari gue baru dapet kabar kalo spica sakit parah. Posisi gue saat itu lagi mondar-mandir Jakarta semarang. Denger kabar yang menjelaskan kalau kondisi dia bener2 parah, gw langsung janjian sama desti buat jenguk. Gak berpikir panjang, yg ada dibenak gue saat itu adalah dia dalam kondisi selimutan, selang infuse, tidur dgn manis, dan ...